Suwaji, Dengan Kebun Entres Temanggung

Dari grup media perkebunan penulis melihat poto yang terpasang. Penulis mencoba mengingat ternyata dari poto itu penulis mengenal bahkan pernah belajar tentang pemangkasan kopi. Penulis mencoba telusuri sosok sang guru dan ingin bersilaturahmi.
Info yang didapat sekarang sosok itu bernama Suwaji 57 tahun, dan bertanggung jawab di kebun entres kopi. Kebun entres milik Dinas Perkebunan Temanggung ini luasnya 1,4 ha.
Tiga tahun yang lalu ketemu, namun penulis kenal dan belajar pangkas kurang lebih 12 tahun di kebun pangkas Maron Temanggung. Kini kebun pangkas pindah ke Medari, yang dulu jadi tempat untuk kultur jaringan. Ketika gedung difungsikan untuk kultur jaringan penulis juga pernah belajar juga di lokasi setempat.
Penulis bikin janji via wa untuk ketemu di kebun entres kopi robusta. Pemandangan begitu masuk lokasi kebun entres, terlihat benih yang arabika yang siap tanam. “benih arabika ini dibagikan gratis ke kelompok tani,” katan pak Suwaji.
Sambil ngobrol daFoto Mukidi Mukidi.n penulis masih teringat ketika dulu belajar tentang kultur jaringan bahwa ada salah satu kopi arabika ditanam. Foto Mukidi Mukidi.“Tapi sekarang sudah tidak ada, karena memang sini khusus dijadikan kebun entres robusta,” jelasnya
Sambutan Pak Suwaji yang ramah dan mengajaknya untuk melihat pengembangan pembibitan dari stek akar. “stek akar ini nanti pada bulan nopember sudah bisa cabang dan setahun berikutnya sudah buah, lebih cepat dari sambung,” begitu paparnya.
Terlihat Pak Waji begitu panggilan akrabnya dibantu oleh beberapa karyawan yang bikin pembibitan. Terlihat ditempat pembibitan ada 4 ibu-ibu yang oper spin stek akar dan 2 bapak yang campur tanah dengan pupuk.
Luasan tanam kopi terbesar di Jawa Tengah sehingga sangat wajar kalau Temanggung mempunyai kebun entres. Bahkan sering kewalahan ketika ada permintaan bersama.

“Kebun entres ini juga bisa digunakan untuk proses belajar kelompok, tapi harus mengajukan permohonan dulu ke dinas,” jelasnya. Pak Waji juga menyampaikan kalau petani yang lahannya cocok untuk tanam kopi arabika bisa untuk penguat teras, sekaligus penyerapan air dan sebagai ekonomi jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *