Profile Usaha

SEJARAH

Kopi Mukidi lahir dari gagasan konsep kemandirian petani. Mukidi sendiri nama pimpinan perusahaannya. Mukidi seorang anak petani yang mempunyai mimpi untuk perbaikan lingkungan dan ekonomi sejak 2001.

Mulai Tahun 2001 Mukidi berbagi pengalaman dan sharing tentang lingkungan, pertanian dengan petani. Saling belajar dengan petani, edukasi lingkungan dengan anak sekolah.

Dari belajar dengan petani tersebut sehingga timbul pemikiran bagaimana dilahan yang sempit petani bisa mendapatkan kesejahteraan. Akhirnya muncul konsep kemandirian petani yang sekaligus sebagai pola contoh, tidak sekedar wacana.

Konsep petani mandiri dengan slogan petani mandiri menata lingkungan dan ekonomi. Ada beberapa tahap konsep kemandirian petani, olah lahan sesuai kaedah konservasi, aneka komoditas dikebun, mengolah komoditas jadi produk, dan pemasaran.

Tahun 2011, Mukidi mulai merintis mengolah produk pertanian dari kopi menjadi bubuk kopi siap saji. Proses perijinan sertifikasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung diperoleh sejak tahun 2012.

JENIS PRODUK

Kopi bubuk/kopi siap saji dengan kemasan 100gram,250gram, 500gram dan 1 kg.

PEMASARAN

Pemasaran yang pernah dilakukan selama ini banyak dilakukan melalui online. Baik lewat www.kopimukidi.com www.mukidi.co.id instagram kopimukidi dan twitter kopimukidi.

Produk kopi mukidi bisa didapatkan juga di toko oleh oleh di Kabupaten Temanggung, Toko Vivian dan UMKM Center Temanggung. Kopi Mukidi juga sudah sampai ke luar negeri sekedar buat oleh oleh tamu dari luar negeri yang datang langsung ke Rumah Kopi Mukidi.

KONTAK

Untuk kontak perusahaan lewat
email :kopimukidi@gmail.com,www.kopimukidi.com www.mukidi.co.id
Wa : 0877 1905 2174
telp : 0812 2797 3 978

PERIJINAN

IUMK, No : 503.517/01-Bulu/015/IUMK/VII/2016
TDP, No : 113154701851
TDI No : 503.535/047/TDI/VII/2016
HO No : 504.517/01/014/HO/VII/2016
P-IRT No : 5103323060023-20
MUI No : 15160013960115
SNI : SNI 01-3542:2004 kopi bubuk

WISATA KOPI DAN BUDAYA

Kegiatan lainnya dari Kopi Mukidi adalah mengadakan pelatihan tentang budidaya kopi, proses paska panen, sangrai kopi dan penyajian, secara privat maupun klasikal.

Bentuk kegiatan lainnya adalah wisata kopi dan budaya dengan bentuk kegiatannya adalah melihat kesenian tradisional yang masih ada. Menikmati kegiatan pagi bersama petani setempat dengan pertanian yang baru dibudidayakan.